Kamis, 25 April 2019

Kominfo: 24.000 Desa Belum Tersentuh Layanan Internet


Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menilai implementasi smart city masih menjadi tantangan dalam pembangunan teknologi di setiap wilayah Indonesia. Mengingat saat ini masih ada 24.000 desa yang belum tersentuh akses layanan internet.

"Tantangan kita adalah membawa sebuah konsep smart city itu, bukan hanya untuk orang kota, karena kita masih punya sekitar 24.000 desa yang belum punya internet," ujar Plt Direktur Layanan Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Bambang Dwi Anggoro dalam diskusi "Being Smart with Smart City" di Chakra Hall & Lounge, The Breeze-BSD, Tangerang, Rabu (10/4/2019).

Bambang mengatakan, penyediaan internet secara nasional seharusnya menjadi prioritas yang harus dipikirkan dalam pembangunan smart city. Persoalan tersebut yang saat ini pemerintah sedang diupayakan.
"Tantangan kita bagaimana kita bisa menyediakan akses internet untuk masyarakat desa. Pemerintah sudah bekerja sama dengan dunia usaha, kita ada satelit," ucapnya.

"Dalam jangka waktu dekat kurang lebih ada 150.000 titik di desa, kecamatan, koramil, polsek sekolah, puskesmas akan diberikan akses internet. Dengan demikian mereka bisa merasakan hidup sebagai masyarakat bergaya smart city," lanjut Bambang.

Dalam melakukan penyebaran akses internet ke 150.000 titik di seluruh Indonesia tersebut, pemerintah akan menggunakan satelit sendiri. Saat ini, proyek satelit Satria tengah dilelang dan direncanakan pada bulan ini diumumkan pemenangnya. Nantinya, satelit berjenis High Throughput Satellite (HTS) akan diproduksi awal 2020 dan diharapkan meluncur pada 2023.

Ia pun mengingatkan pembangunan smart city juga tidak terlepas dari pemimpin setiap daerah. Untuk itu, Bambang meminta pemerintah daerah juga harus berperan aktif menjadi alat untuk mensinergikan layanan lintas sektor.

"Kalau kita bicara smart city pimpinannya adalah kepala daerah. Jadi sentral utamanya adalah pemerintah. Maka tantangan utama adalah bagaimana pemerintah jadi alat untuk seinergikan layanan yang ada di berbagai macam sektor," paparnya.

Datangi KPU, BPN Prabowo Pantau Server Hingga Tanya Dugaan Kecurangan


Jakarta - Sekjen-sekjen parpol yang tergabung di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno mendatangi KPU RI. Kedatangannya kali ini mempertanyakan terkait dugaan kecurangan. 
"Kami juga berdiskusi berbagai macam kecurangan dan sisa waktu yang ada kami harapkan, berbagai macam kecurangan itu bisa diungkap. Berbagai macam salah upload salah data dan sekarang ini juga kami minta agar segera diselesaikan," ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2019).

Muzani datang ditemani Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso dan Sekjen PAN Eddy Soeparno. Mereka bertemu dengan Ketua KPU Arief Budiman beserta beberapa komisioner KPU. 
Mereka sempat melakukan pertemuan secara tertutup. Selanjutnya mereka juga memantau ruang server yang berada di kantor KPU. 
Muzani mengatakan pihaknya juga menyampaikan belasungkawa terhadap banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia. Menurutnya, saat ini upaya yang dilakukan yaitu memberikan dana santunan untuk meringankan beban pembiayaan.

"Kami menyampaikan duka cita, belasungkawa simpati yang teramat besar, dari kami para sekretaris jenderal partai partai politik yang tergabung dalam koalisi adil dan makmur pengusung pasangan prabowo-sandi atas banyaknya penyelenggara pemilihan umum di berbagai tingkat yang wafat meninggal akibat berbagai macam sebab," kata Muzani.

"Upaya yang dilakukan sekarang ini adalah dengan memberikan santunan, baik kepada mereka meninggal dunia ataupun kepada mereka yang masih dirumah sakit. Agar beban pembiayaan tersebut bisa mendapatkan santunan dari negara," sambungnya.
Muzani mengatakan pihaknya berharap agar KPU dapat mempergunakan sisa waktu yang ada dalam pemilu. Selain itu, KPU juga diminta untuk menjaga suara rakyat yang telah disalurkan pada saat pencoblosan.

"Memberi harapan kepada KPU yang masih besar, agar sisa waktu yang ada digunakan dengan baik berlaku baik berlaku jujur. Setiap suara setiap hak suara yang sudah disuarakan oleh rakyat Indonesia dalam pemilu kemarin, menjadi sebuah bentuk kedaulatan rakyat yang harus dihargai dan harus dijaga berapapun jumlah suara itu," tuturnya. 
Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pihaknya menerima masukan yang diberikan BPN. Dia juga menyebut akan tetap melaksanakan pemilu dengan jujur dan adil.

"Terimakasi memberi masukan agar pemilu berjalan jurdil, kami respon dan catat dengan baik masukan. Kami akan tindak lanjuti sebagaimana catatana yang disampaikan pada kita dan ini disampaikan agara pemilu tetap adil dan jurdil," ujar Arief.

Begini Strategi Dokter Gigi Ini Meriahkan Perpustakaan Banjar

Begini Strategi Dokter Gigi Ini Meriahkan Perpustakaan Banjar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Siapa bilang dokter hanya tahu urusan kesehatan? Buktinya drg Yasna Khairina MM mampu menangani perpustakaan dan kearsipan hingga berhasil menggairahkan minat baca dan memberi nilai plus bagi masyarakat dan jajaran SKPD di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Mantan Direktur RSUD Ratu Zalekha Martapura, Kabupaten Banjar ini, pada akhir 2016 dimutasi sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar.
"Diakui, ini pekerjaan baru bagi saya. Namun urusan buku, sebenarnya saya ini hobi baca sejak kecil. Jadi ya dunia buku bukan hal baru," jelasnya.
Terkait apa yang harus dilakukan, ia pun menggali informasi tentang apa sebelumnya yang sudah dilakukan di perpustakaan ini.
Setelah saya mulai mengenal situasi dan kondisi, saya sampaikan kepada sekretaris bahwa kita harus bikin Dispersip Banjar ini bersinar.
Waktu itu ada kerjasama dengan Coca Cola Foundation berupa Perpuseru (Perpustakaan Seru), prinsipnya adalah mentransformasi perpustakaan tidak hanya sebagai tempat baca buku, tapi jadi pusat berkegiatan masyarakat.
Perpustakaan harus berperan dalam kegiatan kepemudaan, ibu-ibu, remaja putri dan aparatur desa.
"Kami dibantu tuga unit komputer oleh Coca Cola Foundation. Selanjutnya kami melakukan advokasi ke PDAM Intan Banjar, Bank Kalsel, PT Baramarta, yang kemudian dibuka kursus komputer gratis untuk masyarakat," terangnya.
Dengan keterampilan komputer maka masyarakat bisa leluasa mencari informasi yang positif, antara lain tentang usaha maupun pekerjaan, cara promosi online dan sebagainya.
Hasilnya, bapak-bapak yang semula tidak paham komputer apalagi mengetik, jadi bertambah keterampilannya, banyak yang terbantu dalam aktifitas masing-masing, seperti halnya ada yang buka usaha pembayaran tagihan rekening secara online.

Source :
Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Begini Strategi Dokter Gigi Ini Meriahkan Perpustakaan Banjar, http://banjarmasin.tribunnews.com/2019/04/22/begini-strategi-dokter-gigi-ini-meriahkan-perpustakaan-banjar.
Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo

Pertimbangkan Fatwa Haram, MUI Pusat Juga Kaji Game PUBG



Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar mempertimbangkan mengeluarkan fatwa haram mengenai game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG). Terkait pertimbangan tersebut, MUI pusat pun menyatakan akan membuat kajian terhadap PUBG.
"Fatwa adalah jawaban hukum Islam dalam upaya memberikan solusi atas permasalahan yang muncul di masyarakat, pertimbangannya komprehensif," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh, saat dihubungi detikcom, Kamis (21/3/2019).

"MUI akan lakukan kajian. Di samping konten, juga dampak yang ditimbulkan," imbuhnya.
Wilayah di India telah melarang anak dan remaja bermain PUBG karena dinilai mengandung aksi kekerasan serta berpengaruh bagi anak muda. Bahkan kepolisian di wilayah tersebut mengancam hukuman penjara bagi yang kedapatan bermain game tersebut.

"Tentu kita harus teliti terlebih dahulu mengenai dampak dari game ini," kata Ketua MUI Jabar Rahmat Syafei belum lama ini.

Asrorun Ni'am (Ari Saputra/detikcom)
Ia menilai pada prinsipnya sesuatu yang memberi dampak negatif secara luas akan dilarang MUI. Apalagi, kata dia, sampai menstimulus seseorang untuk melakukan tindakan kejahatan.
"Kami belum melakukan fatwa. Tapi secara umum, kalau (PUBG) berdampak merusak, jadi tidak boleh. Akan kami pertimbangkan buat fatwa supaya perlu ada menutup jalan sebuah kejahatan," tutur Syafei.

Sebelumnya, aksi penembakan brutal yang dilakukan sekelompok orang itu menewaskan 50 anggota jemaah yang tengah beribadah salat Jumat di dua masjid. Senjata yang digunakan pelaku disebut-sebut mirip item di game PUBG.

KPU Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoax Penghitungan Pilpres Luar Negeri


Jakarta - KPU menepis pesan berantai atau broadcast yang berisi hasil pemungutan suara Pilpres 2019 di luar negeri. Ketua KPU Arief Budiman berharap polisi menangkap penyebar hoax tersebut tanpa perlu dilaporkan oleh KPU.
"Saya berharap bisa nggak ya ini langsung ditindaklanjuti oleh polisi gitu loh. Ini kan jelas ya. Saya ingin katakan kalau hasil sebagaimana beredar ada hasil pemilu di luar negeri itu tidak benar. Karena penghitungannya baru akan dimulai tanggal 17 (April). Berarti ini hoax," kata Arief di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).
Arief mengatakan proses penghitungan hasil pemilu dilakukan usai seluruh daerah di Indonesia selesai melakukan pencoblosan di tanggal 17 April. Karena itu, Arief berharap agar polisi mengusut pelaku hoax tersebut tanpa didahului laporan, karena KPU sedang melakukan persiapan menjelang pemilu.

"Bisa nggak ya ini langsung ditangani atau ditangkap atau nggak harus pakai laporan. Karena kalau harus pakai laporan, terus terang saja prosesnya kan panjang. Kami sebetulnya energinya itu tidak banyak karena sudah tercurahkan tenaganya dengan persiapan persiapan pelaksanaan pemilu ini," kata Arief.
"Kami menghimbau polisi bisa menindak. Karena itu jelas, berita itu nggak benar," imbuhnya.

Komisioner KPU Hasyim Asy'ari sebelumnya mengatakan kegiatan pemungutan suara Pemilu 2019 di luar negeri dilaksanakan sesuai jadwal dalam SK KPU No 644/2019, 8-14 April 2019. Kegiatan pemungutan suara di LN dilaksanakan dengan 3 metode memilih di TPSLN yang berada di kantor perwakilan RI (KBRI/KJRI/KDEI).
Kedua, memilih dengan Kotak Suara Keliling (KSK) yang bertempat di dekat pemukiman atau tempat kerja WNI, dan ketiga metode pos. Sementara itu, jadwal pemungutan suara di luar negeri yang telah berjalan dan sedang berjalan hingga saat ini, yaitu:

a. Senin 8 April 2019 di Sana'a.

b. Selasa 9 April 2019 di Panama City dan Quito.

c. Rabu 10 April 2019 di Bangkok dan Songkhla.

"Selain jadwal tersebut, kegiatan pemungutan suara di luar negeri belum dilaksanakan," kata Hasyim.

KPU Terganggu Hoax 'Server Di-setting Menangkan Jokowi'


Jakarta - KPU RI membantah ada kebocoran pada server mereka untuk Pemilu 2019. KPU memastikan server mereka tidak di-setting untuk memenangkan salah satu pasangan calon di Pilpres.
"Kan saya tahu servernya belum digunakan untuk mengerjakan setting-setting begitu. Lho nggak bocor, nggak bocor," kata ketua KPU, Arief Budiman di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019).
Arief mengatakan pihak yang menyebarkan hoax tentang server KPU itu sudah ditangkap polisi. Hoax tersebut, kata Arief, mengganggu kerja KPU.

"Hari ini saya mendapat konfirmasi dari kepolisian katanya sudah ditangkap yang menyebarkan hoax KPU melakukan curang men-setting servernya untuk kemenangan paslon tertentu," ujarnya.

"Ini mengganggu kita, kita laporkan dan hari ini kabarnya udah ditangkap, siang ini mereka akan bertemu dengan kita," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap dua orang, pria dan wanita, buzzer hoax 'Server KPU Di-setting Menangkan Jokowi'. Keduanya juga telah ditetapkan sebagai tersangka penyebaran hoax.

"Dua tersangka yang melakukan penyebaran berita hoax baik yang bersangkutan sebagai kreator maupun buzzer. Yang satu ditangkap di Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu dini hari, satu lagi tersangka yang ditangkap di Lampung," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019).

Jurnal Komputer Masyarakat Tahun 2016

MODEL UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER : MANFAAT DAN TANTANGAN
COMPUTER-BASED NATIONAL EXAM MODEL: ITS BENEFITS AND BARRIERS

Rogers Pakpahan

Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang, Kemdikbud
Jalan Gunung Sahari Raya No 4 Jakarta
e-mail: ropakpakro@yahoo.com

Naskah diterima tanggal: 04/12/2015, Direvisi akhir tanggal: 03/02/2016, disetujui tanggal: 14/03/2016

Abstract: 
The purpose of this writing was to review, analyze, and discover the barriers of the implementation of the National Computer-Based Exam. The methodology used was qualitative method with descriptive analysis of the relevant studies and monitoring results of national examinations. The study results show that computer-based test can be implemented in all areas or educational unit when supported by computers and the internet. In order to implement it properly, the schools or educational units must set up the computer hardware, the Internet network and local network computers. The study also reveals that it is saving the printing costs, the security of the script, facilitating the distribution of exam materials, easy to reach the entire area, security, easy to score of the scoring process, and it is possible to print the certificate of test results after completing the exam. The barriers of implementing this model include a wide area or vast territory, computer hardwares, internet facilities, and the support of stakeholders. However, the implementation of computer-based national examinations can be carried out across the region in line with advances in technology information. It conclusion, the implementation of on line computer-based national examinations within a limited area either district/city, provincial, and national levels will shorten the chain of implementation of national examinations that benefits the stakeholders. In addition, implementing online computer based examination enables them to immediately obtain the result after the implementation of the test.